Sel dan Metabolisme

Halaman ini menyajikan gambaran komprehensif mengenai sel dan metabolisme, meliputi proses fundamental dalam

Metabolisme Karbohidrat

  • Metabolisme adalah seluruh rekasi biokimia yang bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dalam suatu organisme berupa katabolisme dan anabolisme. 

 

  • Metabolisme Karbohidrat
    • Mengubah monosakarida menjadi glukosa, fruktosa, galaktosa; 
    • Mengubah disakarida menjadi maltosa, sukrosa, dan laktosa
    • Mengubah polisakarida menjadi amilum, selulosa, dan glikogen
    • Glukosa diabsorbsi dalam darah dan didistribusikan ke seluruh tubuh
      • Glikolisis : Menghasilkan ATP dengan atau tanpa oksigen
      • Glikogenesis : reaksi pembentukan glukosa menjadi glikogen untuk menyimpan kelebihan karbohidrat yang berasal dari makanan untuk cadangan energi. Terjadi di hati dan otot
      • Glikogenolisis : reaksi pemecahan glikogen menjadi glukosa untuk memenuhi kebutuhan energi di jaringa. Misalnya otot atau untuk mempertahankan kadar glukosa dalam darah.
      • Glukoneogenesis : Sintesa karbohidrat / glukosa dari senyawa non karbohidrat (Asam lemak, asam amino, dan gliserol)
      • HMP Shunt : jalur lain dari metabolisme glukosa yang menghasilkan NADPH dan ribosa 5 fosfat dan tidak menghasilkan ATP

 

Glikolisis

  • Menghasilkan ATP dengan atau tanpa oksigen 
  • Produk : 2 ATP, 2 NADH, 2 Asam Piruvat
  • Glikolisis Anaerob

 

  • Produk : 2 ATP, 2 Asam laktat

 

Dekarboksilasi Oksidatif

  • Proses pengubahan asam piruvat menjadi asetil Co-A
  • Produk : 2 NADH 2, 2 Asetil CoA, 2 CO2

 

Siklus Krebs

  • Jalur oksidasi bersama karbohidrat, lemak, dan protein
  • Produk : 2 ATP, 2 FADH2, 6NADH, 4 CO2, transpor elektron 38 ATP dan 6 H2O

 

Metabolisme Protein

Proses yang terdiri atas penguraian protein yang sudah ada dan resintesis asam amino bebas menjadi protein.

  • Asam Amino Essensial
    • Tidak dapat disintesa dalam tubuh sendiri / diperoleh dari makanan
    • Contoh :  arginin, histidin, isoleusin, leusin, metionin, fenilalanin, threonin, valin, triptofan
  • Asam Amino Non-Essensial
    • Dapat disintesa dalam tubuh
    • Contoh : Alanin, Aspargin, Asam Aspartat, Sistein, Glutamin, Asam Glutamat, Glisin, Hidroksilisin, 4-hidroksipropolin, prolin, serin, tirosin

 

Metabolisme Lemak

  • Lemak adalah senyawa organik yang tidak larut air tetapi larut dam pelarut non polar
  • Lemak utama makanan (triasilgliserol) sebagaii pembawa vitamin A, D, E, K
  • Komponen dasar lemak : asam lemak dan gliserol dari hidrolisis lemak
  • Lipoprotein (emulsi untuk melakukan transportasi lemak)
    • Komposisi : 
      • Inti : trigliserida dan kolesterol ester
      • Kulit : Apoprotein, fosolipid, kolesterol bebas
    • Apoprotein : protein yang terkandung pada lipoprotein sebagai kofaktor enzim, sebagai protein pemindah lipid, sebagai ligan
    • Fungsi utama lipoprotein : mengangkut lemak.
      • Contoh :
        • Kilomikron (disintesa di usus untuk membawa lemak termasuk kolesterol makanan melalui darah ke jaringan)
        • VLDL (disintesa di hepar untuk membawa kolesterol dari hepar ke jaringan)
        • LDL (disintesa di darah dari metabolism VLDL untuk membawa kolesterol dari hepar ke jaringan)
        • HDL (disintesa di hepar dan usus untuk membawa kolesterol dari jaringan ke hepar

 

Penyakit yang  Berhubungan dengan Metabolisme

  • Gangguan Metabolisme Karbohidrat
    • Diabetes Melitus
      • Glukosa darah tidak dapat digunakan dengan baik sehingga menyebabkan keadaan hiperglikemia dan gangguan metabolisme lemak dan protein. Gejala : poliuria, polidipsia, polifagia
    • Anemia Hemolitik
      • Defisiensi enzim pada jalur pentosa fosfat dengan enzim glukosa 6 fosfat dehidrogenase (G5PD) yang terganggu dan mengakibatkan gangguan redusi glutation dan menyebabkan anemia
  • Gangguan Metabolisme Protein
    • Fenilketonuria : penderita tidak dapat menguraikan asam amino fenialanin sehingga zat menumpuk dalam tubuh. Gejala : kejang, tremor, gemetar, dan pertumbuhan lambat
  • Gangguan Metabolisme Lemak
    • Obesitas : timbul akibat kalori yang masuk melebihi kalori yang dikeluarkan. Jika energi yang masuk ke tubuh > energi yang dikeluarkan maka berat badan bertambah dan sebagian energi disimpan sebagai lemak

 

Concept Pages

Berlangganan untuk Melanjutkan Membaca

Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds