Relining Dan Rebasing

Halaman ini menyajikan pembahasan mendalam mengenai relining dan rebasing, dua prosedur krusial dalam penanganan gigi tiruan (GT) lengkap yang mengalami masalah adaptasi dan stabilitas. Sebelum tindakan, ditekankan pentingnya pemeriksaan komprehensif meliputi retensi, stabilitas GT, kondisi mukosa, serta identifikasi undercut. Relining didefinisikan sebagai penambahan lapisan akrilik pada permukaan cetak GT untuk memperbaiki adaptasi yang kurang baik akibat resorpsi ridge minor, dengan metode direct menggunakan resin akrilik self-cured dan indirect menggunakan resin akrilik heat-cured. Sementara itu, rebasing melibatkan penggantian hampir seluruh basis GT yang sudah ada, direkomendasikan untuk kasus dengan masalah adaptasi signifikan, basis GT yang porus, atau riwayat patah berulang, juga menggunakan resin akrilik heat-cured. Materi ini juga menguraikan secara detail indikasi, kontraindikasi, dan langkah-langkah prosedural untuk setiap teknik, membekali mahasiswa kedokteran gigi dengan pemahaman esensial dalam memilih dan melaksanakan penanganan yang tepat.

Prosedur Sebelum Relining/Rebasing

Pengecekan retensi

  • Menggerakan GT secara horizontal (lateral dan anteroposterior), pergerakan normal <2 mm
  • Menggerakan GT secara vertikal
  • Memberikan tekanan ke arah labial (memeriksa posterior border seal)
  • Penggunaan pressure indicator paste
  • Pemeriksaan mukosa
  • Relief undercut

 

Relining

  • Definisi
    • Penanganan GT yang tidak stabil dengan menambahkan lapisan GT pada permukaan cetak
  • Indikasi dan kontraindikasi
    • Indikasi
      • Adaptasi basis GT terhadap ridge kurang baik akibat resorpsi residual ridge
      • Pasien dengan keluhan GT longgar atau tidak stabil
      • 3 - 6 bulan setelah pembuatan GT immediate
      • Indikasi lain: tonjolan tulang, iritasi mukosa
    • Kontraindikasi
      • Resorpsi ridge berlebihan
      • Masalah TMJ
      • GT dengan estetik buruk atau hubungan rahang yang tidak sesuai
      • GT dengan masalah fonetik mayor
      • Keberadaan undercut tulang parah
  • Prosedur relining
    • Relining direct >> cold cured acrylic resin
      • Pasien tidak menggunakan GT 24 jam
      • Permukaan cetak dibersihkan dan dikurangi hingga 1-1,5 mm
      • Sayap dikurangi dan dilakukan pembuangan undercut
      • Lapisi permukaan poles dengan vaseline
      • Resin akrilik self-cured diaduk mencapai konsistensi krim dan diaplikasikan pada permukaan cetak GT
      • GT diinsersikan dan dibiarkan dalam mulut 5 menit
      • Sebelum sepenuhnya setting dikeluarkan dari mulut pasien, dilakukan trimming untuk membuang bahan berlebih dengan scalpel
      • Pemolesan (rubber point atau finishing stone, dilanjutkan pumice)
    • Relining indirect >> heat cured acrylic resin
      • Pasien tidak menggunakan GT 24 jam
      • Permukaan cetak dibersihkan dan dikurangi hingga 1-1,5 mm
      • Sayap dikurangi dan dilakukan pembuangan undercut
      • Dilakukan pencetakan (bahan ZOE atau light body) dengan GT sebagai sendok cetak
      • Beading dan boxing
      • GT dilakukan flasking pada kuvet
      • Kuvet dibuka dan bahan cetak dari GT dibuang
      • Bahan cor ditutupi dengan resin separator
      • Dilakukan pengisian resin akrilik heat cured
      • Kuvet dikompresi >> resin akrilik berlebihan dibuang >> curing
      • Finishing dan polishing

 

Rebasing

  • Definisi
    • Penanganan GT yang tidak stabil dengan  mengganti hampir seluruh basis GT.
  • Indikasi dan kontraindikasi
    • Indikasi
      • Adaptasi basis GT terhadap ridge kurang baik akibat resorpsi residual ridge
      • Pasien dengan keluhan GT longgar atau tidak stabil
      • Basis GT porus dan diskolorisasi
      • Terdapat riwayat patahnya GT / relining berulang
    • Kontraindikasi
      • Resorpsi ridge berlebihan
      • Keberadaan jaringan lunak yang teriritasi
      • Masalah TMJ
      • GT dengan estetik buruk atau hubungan rahang yang tidak sesuai
      • GT dengan masalah fonetik mayor
      • Keberadaan undercut tulang parah
  • Prosedur rebasing
    • Bagian perifer sayap GT dikasarkan
    • Dilakukan border molding
    • Dilakukan pencetakan rahang pasien menggunakan GT lama sebagai sendok cetak (bahan pasta ZOE atau light-body)
    • Beading dan boxing
    • Pengecoran
    • Basis GT ditutupi dengan plester separator, GT dilakukan flasking pada kuvet
    • Kuvet dibuka dan bahan cetak dari GT dibuang
    • Basis GT ditrimming
    • Dilakukan pengisian dengan resin akrilik heat-cured
    • Kuvet dikompresi, resin akrilik berlebih dibuang, dilakukan curing
    • Processing (flasking, packing, curing, deflasking)
    • Pemolesan dan insersi

 

Concept Pages

Berlangganan untuk Melanjutkan Membaca

Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds