Pada ujung apikal banyak sel epitel tinggi atau kuboid yang berhadapan dengan organ lumen dan sering memiliki struktur khusus yang berfungsi untuk memperluas area permukaan sel untuk penyerapan atau memindahkan zat yang terikat pada epitel.
- Mikrovili
- Mikrovili adalah ratusan susunan tonjolan teratur dan permanen pada permukaan apikal pada sel epitel khusus untuk absorpsi. Biasanya memiliki tinggi sekitar 1 mikrometer dan lebar 0,1 mikrometer dan terdapat pada setiap ujung sel absorptir. Luas permukaan total dapat bertambah sebesar 20 - 3- kali lipat dan terdapat glikokaliks tebal pada area mikrovili usus dan mencakup enzim untuk mencerna makromolekul tertentu. Dalam setiap mikrovili terdapat filamen aktin yang berkaitan dan berhubungan dengan membran plasma sekitar oleh perotein lain.
- Â


Â
- Stereosilia
- Stereosilia adalah penonjolan apikal panjang sel di epitel absorptif seperti epitel yang melapisi epididimis dan duktus deferens bagian proksimal dalam sistem reproduksi laki laki. Berguna untuk menambah luas permukaan sel yang mempermudah proses absorpsi. Stereosilis mengandung susunan filamen aktin dan berbagai protein pengikat aktin dengan diameter yang sama dan dengan konseksi mirip dengan mikrovili.

Â
- Silia
- Silia adalah struktur motil panjang pada permukaan beberapa sel epitel yang lebih besar dari mikrovili yang mengandung susunan internal mikrotubulus. Sebagian besar sel memiliki setidaknya satu silia panjang yang bervariasi, biasanya disebut silia primer, yang tidak motil tapi diperkaya dengan reseptor dan kompleks transduksi sinyal untuk mendeteksi cahaya, bau, gerak, dan cairan yang melewati sel. Silia primer juga penting dalam embrio awal. Silia tipikal memiliki panjang 5-10 μm dan diameter sebesar 0,2 μm yang jauh lebih panjang dan dua kali lebih lebar ketimbang mikrovilus yang tipikal. Setiap silium dikelilingi oleh membran sel dan mengandung suatu aksonema dengan sepasang mikrotubulus di pusatnya yang dikelilingi oleh sembilan pasang mikrotubulus perifer. Silia epitel melakukan gerakan mundur-maju dengan gerakan cepat yang untuk mendorong arus cairan dan materi yang tertahan dalam satu arah pada epitel bersilia. Pergerakan terjadi akibat aktivitas dinein silia yang terdapat pada mikrotubulus ganda perifer di aksonema, dengan adenosin trifosfat (ATP) sebagai sumber energi.

Â