Fisiologi Muskuloskeletal

Materi Fisiologi Muskuloskeletal ini mengupas tuntas mekanisme kontraksi otot rangka, yang esensinya terletak pada mekanisme filamen geser di mana filamen aktin ditarik masuk

Membrane Potentials And Action Potentials

  • Konsentrasi kalium (muatan +1) di dalam membrane saraf sangat besar tetapi diluar membrane saraf rendah.
  • membrane ini permeable terhadap ion kalium tetapi tidak permeable dengan ion lainnya.
  • Ada kecenderungan bagi ion kalium di dalam sel untuk berdifusi keluar sel melalui membrane.
  • Ion kalium membawa muatan listrik positif ke luar.
  • Menciptakan elektropositivitas di luar membran dan elektronegativitas di dalam karena anion negatif yang tertinggal dan tidak berdifusi keluar dengan kalium.
  • Dalam satu milidetik atau lebih, perbedaan potensial antara bagian dalam dan luar (yang disebut potensial difusi) menjadi cukup besar.
  • Menghalangi difusi bersih kalium lebih lanjut ke bagian luar.

 

Contraction of Skeletal Muscle

  • Relax
    • Ujung-ujung filamen aktin yang memanjang dari dua z disc yang hampir tidak saling tumpang tindih
  • Berkontraksi
    • filamen aktin ditarik ke dalam di antara filamen miosin
    • ujungnya tumpang tindih satu sama lain sampai batas maksimum
    • z disc ditarik oleh filamen aktin sampai ke ujung filamen myosin
    • kontraksi otot terjadi melalui mekanisme filamen geser.

 

  • Excitation of skeletal muscle: neuromuscular transmission and excitation-contraction coupling.
  • Serabut otot rangka dipersarafi oleh serabut saraf besar bermielin yang berasal dari motoneuron besar di kornu anterior medula spinalis.
  • Setiap ujung saraf membuat junction yang disebut neuromuscular junction, dengan serat otot di dekat titik tengahnya.

 

Potensi listrik ada di seluruh membrane di hampir semua sel tubuh

  • Beberapa sel seperti sel saraf dan otot menghasilkan impuls elektrokimia yang berubah dengan cepat pada membrannya dan impuls ini digunakan untuk mengirimkan sinyal di sepanjang membran saraf atau otot. Tahapan potensial aksi akan dimulai dari fase resting, depolarisasi, dan repolarisasi.

 

Kontraksi otot terjadi dengan mekanisme sliding filament

  • Serabut otot rangka dipersarafi oleh serabut saraf besar bermielin yang berasal dari motoneuron besar di kornu anterior medula spinalis.
  • Setiap ujung saraf membuat junction yang disebut neuromuscular junction, dengan serat otot di dekat titik tengahnya.

 

Concept Pages

Berlangganan untuk Melanjutkan Membaca

Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds