Gingival diseases
- Plaque induced gingival diseases
- Inflamasi pada gingiva tanpa disertai kehilangan perlekatan.
- Disebabkan oleh formasi plak.
- Gingivitis associated with dental plaque only
- Hasil interaksi antara mikroorganisme pada plak dan jaringan serta sel-sel inflamasi.
- Gingival diseases modified by systemic factors
- Umumnya disebabkan karena adanya perubahan endokrin (pubertas, siklus menstruasi, kehamilan, diabetes).
- Gingival diseases modified by medications
- Obat-obatan yang memiliki efek samping pembesaran gingiva.
- Contoh: anti-konvulsan (fenitoin), imunosupresan (siklosporin), anti-hipertensi (nifedipine).
- Gingival diseases modified by malnutrition
- Akibat defisiensi asam askorbat (vitamin C) yang parah.
- Defisiensi nutrisi → sistem imun menurun.
- Non-plaque induced gingival lesions
- Gingival disease of specific bacterial origin
- Pada infeksi seksual menular seperti gonore (Neisseria gonorrhoeae) dan sifilis (Treponema pallidum).
- Gingival disease of viral origin
- Lesi berhubungan dengan reaktivasi virus laten seperti virus deoxyribonucleic acid dan ribonucleic acid.
- Gingival diseases of fungal origin
- Infeksi oleh Candida albicans.
- Umumnya pada pasien immunocompromised, pengguna antibiotik spektrum luas, dan pengguna gigi palsu.
Chronic periodontitis

- Kerusakan jaringan periodontal sebanding dengan faktor lokal.
- Progresivitas lambat hingga moderat, dengan kemungkinan periode progresivitas cepat.
- Berdasarkan distribusi:
- Localized: < 30% jumlah gigi mengalami kehilangan perlekatan dan kerusakan tulang.
- Generalized: > 30% jumlah gigi mengalami kehilangan perlekatan dan kerusakan tulang.
- Berdasarkan keparahan:
- Slight: kehilangan perlekatan 1-2 mm.
- Moderate: kehilangan perlekatan 3-4 mm.
- Severe: kehilangan perlekatan > 4 mm.
Aggressive periodontitis
- Kerusakan jaringan periodontal lebih besar dibanding faktor lokal.
- Kehilangan perlekatan dan kerusakan tulang yang cepat.
- Berdasarkan distribusi:
- Localized
- Terlokalisasi di gigi M1 dan I dengan kehilangan perlekatan di daerah proksimal pada minimal 2 gigi permanen, salah satunya adalah gigi M1.
- Onset penyakit sirkumpubertal.
- Respon antibodi yang kuat terhadap patogen.
- Generalized
- Kehilangan perlekatan di daerah proksimal pada minimal 3 gigi selain gigi M1 dan I.
- Biasanya terjadi pada usia < 30 tahun.
- Respon antibodi yang rendah terhadap patogen.
Periodontitis as a manifestations of systemic diseases
- Necrotizing periodontal diseases
- Necrotizing Ulcerative Gingivitis (NUG)
- Disertai ulserasi dan nekrotik.
- Marginal gingiva ditutupi oleh slough atau pseudomembran berwarna putih kekuningan atau keabu-abuan.
- Papila yang tumpul dan berkawan (creater like).
- Perdarahan spontan.
- Nyeri dan berbau busuk.
- Necrotizing Ulcerative Periodontitis (NUP)
- Manifestasi klinis serupa dengan NUG tetapi disertai kehilangan periodontal dan kehilangan tulang.
- Tidak ditemukan poket periodontal saat probing.
- Abscesses of the periodontium
- Gingival abscess
- Etiologi: benda asing yang masuk ke dalam gingiva.
- Lesi yang terlokalisir (pada marginal gingiva atau papila interdental), nyeri, meluas dengan cepat, dan muncul secara tiba-tiba.
- Dalam 24 - 48 jam lesi menjadi berfluktuasi dan runcing, terdapat eksudat purulen.
- Periodontal abscess
- Peradangan purulen lokal pada jaringan periodontal.
- Pericoronal abscess
- Inflamasi pada jaringan lunak operkulum yang menutupi gigi yang erupsi sebagian (seringkali pada M3 rahang bawah).
- Periodontitis associated with endodontic lesions
- Endodontic-periodontal lesion
- Infeksi pulpa >> nekrosis pulpa >> lesi periapikal >> perubahan periodontal.
- Periodontal-endodontic lesion
- Infeksi bakteri pada poket periodontal >> melalui saluran aksesori >> pulpa >> nekrosis pulpa.
- Combined lesion
- Ketika nekrosis pulpa dan lesi periapikal terjadi pada gigi yang juga terlibat secara periodontal.
Developmental or acquired deformities and conditions
- Localized tooth-related factors that predispose to plaque-induced gingival diseases or periodontitis
- Mucogingival deformities and conditions around teeth
- Mucogingival deformities and conditions on edentulous ridges
- Occlusal trauma