- Retraksi gingiva
- Perlekatan jaringan lunak dilepaskan dari bagian servikal gigi
- Dapat dilakukan secara efektif dengan menggunakan scalpel blade, moon's probe atau sharp end dari elevator Molt's Periosteal No. 9
- Langkah ini membantu dalam:
- Memastikan apakah anestesi telah tercapai
- Mendapatkan keyakinan pasien bahwa hanya tekanan yang akan dirasakan
- Posisi lebih apikal dari blade forsep dan elevator
- Luksasi gigi menggunakan elevator

- Straight elevator dimasukkan tegak lurus ke dalam ruang interdental
- Setelah refleksi papila interdental, elevator kemudian digerakkan untuk mengarahkan blade ke arah apikal. Blade kemudian diputar dengan gerakan kecil maju mundur, sementara tekanan apikal ditempatkan untuk mendorong blade ke dalam ruang ligamen periodontal.
- Hal ini memperluas soket alveolar dan merobek ligamen periodontal
- Pengaplikasian forsep ke gigi
- Gigi digenggam apikal dari garis servikal dengan forsep yang sesuai
- Beak lingual diaplikasikan terlebih dahulu diikuti beak bukal
- Penerapan beak harus sejajar dengan sumbu panjang gigi
- Hal ini menyebabkan efek pelebaran dan perluasan tulang alveolar pada penerapan kekuatan apikal.
- Forceps harus digenggam pada ujungnya untuk memaksimalkan kontrol dan keuntungan mekanis
- Luksasi gigi menggunakan forsep
- Seperti dijelaskan sebelumnya, berbagai gerakan dilakukan untuk luksasi gigi
- Setelah gigi diluksasi, gaya apikal diterapkan lagi untuk menggeser pusat rotasi lebih jauh ke apical, diikuti oleh gerakan bukal dan lingual gigi.
- Gaya yang diberikan pada arah bukal dan lingual harus merupakan tekanan yang disengaja secara perlahan tanpa gerakan tersentak-sentak
- Setelah gaya diberikan, harus ditunggu hingga tulang mengalami ekspansi.
- Pencabutan gigi dari soket
- Sebuah gaya traksi ringan yang diarahkan sedikit ke arah bukal diterapkan pada gigi.
- Gigi keluar dari soket setelah soket benar-benar mengembang dan ligamen periodontal terputus.
- Setelah gigi keluar, gigi dan soket keduanya harus diperiksa untuk mencari kemungkinan adanya ujung akar yang retak.
Selain 5 langkah ini, tangan yang berlawanan juga memainkan peran penting selama prosedur pencabutan, yaitu sebagai berikut:
- Menarik jaringan lunak pipi, bibir, dan lidah
- Melindungi gigi lainnya dari forcep
- Stabilisasi kepala pasien (bersama dengan lengan yang berlawanan)
- Menyokong rahang selama ekstraksi mandibula
- Menyokong prosesus alveolaris dan memberikan informasi taktil mengenai perluasan soket.